Cintronik
Upaya Mensucikan Hati dari Fitnah yang
Menimpa
Cinta
unik lewat elektronik
Penulis
dan Ediator
Prayoga
Pustaka
Qoryati
KATA
PENGANTAR
Segala puji bagi
Allah, Tuhan seru kalian alam, Penguasa langit dan bumi, yang mengatur urusan
seluruh mahkluk, Tuhan yang menciptakan cinta, Yang Memiliki cinta suci, dan
seindah-indahnya cinta hanyalh diperuntukan kepada Allah, Dzat yang mempunya
romantika kehidupan, yang tidak bisa dinikmati semua makhluk kecuali yang di
Rahmati oleh-Nya.
Saya bersaksi bahwa
tidak ada Tuhan melainkan Allah semata Yang Maha Esa lagi Maha Kuasa, Maha
Mulia lagi Maha Bijaksana, Maha Santun lagi Maha Pengampun bagi hamba yang
selalu bertaubat kepada-Nya. Dan saya bersaksi bahwa junjungan kita Muhammad
saw adalah hamba, utusan, kekasih dan kesayangan-Nya. (Beliau adalah)
setinggi-tinggi makhluk yang dimuliakan dengan Al Qur’an yang Agung sebagai
mu’jizat yang berlaku sepanjang masa. Beliau diutus dengan membawa
peraturan-peraturan dan undang-undang yang menjadi pegangan bagi mereka yang
menghendaki petunjuk. Beliau yang diutus
menyampaikan tentang arti cinta, kepada siapa kita bercinta, hakikat
cinta diperuntukan kepada siapa, dan
batasan-batasan ketika orang sedang bercinta.
Amma ba’du. Sesungguhnya
Allah berfirman:”Dijadikan indah pada (pandangan) manusia kecintaan kepada apa-apa yang
diingini, Yaitu: wanita-wanita, anak-anak, harta yang banyak dari jenis emas,
perak, kuda pilihan, binatang-binatang ternak dan sawah ladang. Itulah
kesenangan hidup di dunia, dan di sisi Allah-lah tempat kembali yang baik
(surga).(QS :Al-imran :14 )
Dunia itu penuh hiasan, fitnah (cobaan), dan fitnahnya
laki-laki adalah perempuan, tak luput seorang laki-laki akan terhormat karena
dibelakang ada seorang wanita begitu sebaliknya. Zina dimata manusia sudah
biasa, tapi dimata Allah adalah perbuatan yang paling keji dan hukumannya di
cambuk 100 kali, Allah berfirman :“ Dan janganlah kamu mendekati zina;
Sesungguhnya zina itu adalah suatu perbuatan yang keji. dan suatu jalan yang
buruk.”(QS:al-Israa’:32)
“Perempuan yang berzina
dan laki-laki yang berzina, Maka deralah tiap-tiap seorang dari keduanya
seratus dali dera, dan janganlah belas kasihan kepada keduanya mencegah kamu
untuk (menjalankan) agama Allah, jika kamu beriman kepada Allah, dan hari akhirat,
dan hendaklah (pelaksanaan) hukuman mereka disaksikan oleh sekumpulan
orang-orang yang beriman”.(QS:an-Nur:2)
Dalam suatu
riwayat Nabi ketika isro’ mi’roj diperlihatkan ada sekumpulan manusia yang digantung pada buah dada mereka
dengan rantai api neraka, dari faraji mereka, keluar nanah yang paling busuk,
sehingga ada di kalangan ahli neraka itu sendiri tidak senang melihat keadaan
mereka dan meminta dijauhkan. Mereka ini, menurut Jibril, adalah kalangan yang
tidak menjaga kehormatan. Dalam satu hadis Beliau Rasulullah saw, menjelaskan:“Ditusuk kepala kamu dengan
besi panas adalah lebih baik daripada menyentuh kulit perempuan yang tidak
halal baginya.”
Dan siapa saja yang
melakukan itu dituntut untuk bertaubat, dan tidak berputus asa memohon ampun
kepada-Nya, Allah berfirman: “Katakanlah:
"Hai hamba-hamba-Ku yang malampaui batas terhadap diri mereka sendiri,
janganlah kamu berputus asa dari rahmat Allah. Sesungguhnya Allah mengampuni
dosa-dosa semuanya. Sesungguhnya Dia-lah yang Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.(QS:Az-Zumar:53).
Cintronik
(Cinta Unik Lewat Elektronik)
Awan yang
berjalan setiap hari menandakan waktu sudah berlalu, tanpa disadari 21 tahun
sudah hidup didunia ini aku lalui, pertama kali aku melihat bidadari yang
menghantuiku duduk disebelah kanan dengan jilbab ping berlapis ketu putih, dan
jas almamater yang dia kenakan, membuat diriku jatuh cinta melihatmu ” Ya Allah
jangan ambil nyawaku sebelum hambaMu menebus dosa yang telah diperbuat”.
Sifat polosmu mengenalku, sikap malumu ketika
didepanku, kesucian yang ingin engkau tahu, semuanya membuat luluh hatiku
terhadapmu dan mencintaimu ,” Ya Allah jangan ambil nyawaku sebelum hambaMu
menebus dosa yang telah diperbuat”, kata-katamu yang membuatku senyum, namamu
membuat petir menyambarku, ceritmu mengisi waktu luangku, semua menyebabkan
diriku tunduk padamu dan lagi-lagi cinta hatiku mendalam sedalam duri kecil yang
menancapku hanya diriku tahu ,” Ya Allah jangan ambil nyawaku sebelum hambaMu
menebus dosa yang telah diperbuat”.
Pintamu menjadi dusta beribu dusta akan
ucapku, dosaku bukan dosamu, sifat
kerasmu akan saranku membuat lupa akan siapa aku, dan perbuatanku yang
seharusnya wajib aku hindari, menjadi tidak terkendali, aku ingin pergi dirimu
menanti, keselamatan segera aku dapati, percikan api yang kamu kobarkan,
membuat nyalanya Iblis menjadi-jadi, kusadari haarapan selamat berakhir
disini, zina akan kakiku, zina ucapku,
zina mataku, dan zina hatiku, dosa yang tidak akan pernah aku lupakan, tetap
saja cinta yang menghantuiku akan selalu ingat padamu ,” Ya Allah jangan ambil nyawaku sebelum
hambaMu menebus dosa yang telah diperbuat”.
Positive
yang membuat diriku percaya, langkah sikapku, tidak habis pikir, diriku salah
menilaimu, jawabmu membuat peganganku goyah, yang menjadi kesadaranku mulai
bertambah, diriku yang tak pantas untukmu, diriku yang tidak bercermin terlebih
dahulu, luka yang aku pegang erat, lepas juga, terlepas seperti anakku yang jatuh kejurang karena kelalaianku, “Ya
Allah jangan ambil nyawaku sebelum hambaMu menebus dosa yang telah diperbuat”.
Tetapi, jauh sebelum peristiwa ini terjadi dalam hidupku, dahulu diriku
adalah………



Tidak ada komentar:
Posting Komentar